Gelap awan yang menutupi bulan,seakan awan tak ingin bulan terlihat tersenyum . sesaat angin ingin membantu bulan dengan tiupan nya,tetapi awan hitam hanya bergerak perlahan.
sekeras apapun tiupan itu tak mampu untuk memecahkan awan tersebut,terkadaang awan itu tersenyum melihat apa yamg dilakukan angin,berkata dalam hati "sekuat apapun kau bertiup aku tak kan mudah tergoyahkan olemu".sekian lama awan hitam bertahan dia pun terpecah juga oleh tiupan angin dan tak lama awan hitam tersebut menjatuhkan tetesan-tetesan air. bulan tersenyum kembali melihat ku yanng senang tiasa melihatnya. dari tetesan air yang jatuh membasahi tanah yang kering setelah sekian lama tak terkena air,
sesaat aku merasa akulah bulan itu akulah tanah itu,berusaha untuk dapat terlihat diantara gelapnya awan hitam dan tanah yang subur.mungkin ini semua akan berakhir dengan kebahagiaan hati dan perasaan ternyata berjalan secara bersamaan.
tetapi aku bertanya sendiri akankah ada cahaya itu akan datang kepadaku dan menerangi ku dalam kegelapan.